Investasi merupakan salah satu cara untuk mempertahankan bahkan menambah kekayaan kita untuk dimasa mendatang.
Investasi dibagi mendjadi dua sektor yaitu sektor rill dan sektor
financial. pada sektor rill, investasi dapat berupah tanah, rumah, emas,
toko, bangunan dan lain sebagainya. sedangkan pada sektor financial
investasi dapat berupa deposito, saham, obligasi, reksa dana dan lain
sebagainya.
Pada kesempatan ini saya akan membahas tentang berinvestasi di Pasar
Modal khususnya saham. Saham merupakan surat penyertaan suatu perusahaan
yang dapat dimiliki oleh perseorangan. Jadi dengan memiliki saham kita
juga termasuk menjadi pemilik atas perusahaan tersebut. Contohnya kita
membeli saham PT. Indofood Sukses Makmur Tbk jadi kita memiliki
kepemilikan atas perusahaan tersebut dengan persentase sesuai nilai
saham yang kita beli.
Mengapa kita harus berinvestasi di saham? "dengan berinvestasi di saham,
kita akan menjadi pemilik dari perusahaan tersebut dan memiliki andil
dalam pengambilan keputusan demi kemajuan perusahaan"
Apa keuntungan yang kita dapat dengan berinvestasi di saham? "dengan
berinvestasi di saham kita mendapat dua keuntungan, yang pertama adalah
deviden. Deviden merupakan bagi hasil atas keuntungan yang diterima
perusahaan dalam satu tahun oprasional. Dan keuntungan yang kedua adalah
capital gain. Capital gain merupakan keuntungan yang kita dapat atas
selisih jual-beli saham pada pasar reguler"
Amankah investasi saham di Pasar Modal tersebut? "AMAN karena, Pasar
Modal diselenggarakan oleh Bursa Efek Indonesia dan diawasi langsung
oleh OJK (otoritas jasa keuangan) yang juga mengawasi perbankan, lembaga
lain bukan bank termasuk asuransi dan lainnya"
Mengapa kita sering mendengar banyak orang yang rugi dalam berinvestasi
di Pasar Modal khususnya saham? "karena banyak para investor yang kurang
mengerti akan kondisi market dan terbawa oleh rumor yang tidak jelas
dan yang paling fatal terbawa emosi dalam berinvestasi"
Bagaimana kita mengerti kondisi market? "ada dua cara yang dapat
digunakan untuk mengetahui kondisi market terutama kondisi saham yang
akan dibeli. yang pertama adalah dengan Teknikal Analisis, yaitu analisa
dengan menggunakan chart atas pergerakan saham tersebut, dengan analisa
ini kita akan mengetahui kapan kita harus beli dan kapan kita harus
jual. Yang kedua dengan Fundamental Analisis yaitu analisa secara makro
ekonomi dan mikro ekonomi, disini kita dapat mengetahui bagaimana
kondisi perusahaan
itu sebenarnya dan prospek kedepan perusahaan tersebut baik atau
tidaknya. dengan analisa fundamental ini pula kita dapat mengetahui
murah atau tidaknya harga suatu saham tersebut. prinsipnya 100 belum
tentu lebih murah dari 1000 dan juga sebaliknya"
Saya investor awam dan buta tentang saham, apakah saya bisa berinvestasi
di Pasar Modal? "BISA karena anda akan dibantu oleh broker dan
penasehat investasi dan setiap harinya anda akan diberi rekomendasi dari
hasil teknikal analisis dan fundamental analisis oleh tim riset yang
sangat berpengalaman"
Saya tertarik untuk berinvestasi di Pasar Modal khususnya saham, kemana
saya bisa membeli saham? "jika anda ingin membeli saham anda harus
datang ke anggota bursa yaitu perusahaan sekuritas dan perusahaan
tersebut memiliki izin dari OJK"
Di Indonesia, masyarakat yang mengerti tentang saham dan yang mendapat
pendidikan tentang saham sangatlah sedikit hanya 0,2% dari keseluruhan
jumlah penduduk Indonesia,dibandingkan dengan penduduk di amerika yang
hampir keseluruhannya mengerti dan telah berinvestasi di Pasar Modal.
Kebanyakan masyarakat Indonesia memiliki jiwa yang konsumtif daripada
yang memiliki jiwa investasi. Hal ini sangat jelas dapat kita lihat
secara kasat mata dari orang-orang disekitar kita. Contohnya, ketika ada
HP baru keluaran BB/Iphone dengan harga sekitar 5jt++ yang dilakukan
masyarakat kita tidak perduli kaya atau miskin adalah buru-buru membeli
produk itu tanpa memikirkan berapa uang yang harus dikeluarkan. Padahal
kita semua tahu, 1 atau 2 bulan kemudian harga HP yang kita beli saat
itu dengan harga 5jt++ ketika kita jual harganya tidak lebih dari
setengah harga belinya.
Tetapi mengapa masyarakat Indonesia selalu berfikir 10x dan bahkan
menolak jika ditawarkan produk infestasi? padahal dengan uang yang kita
keluarkan sebesar 5jt++ seperti harga suatu HP, kita sudah bisa
berinvestasi, dan 1 atau 2 bulan kemudian nilai uang kita bisa lebih
dari 5jt. BERBANDING TERBALIK BUKAN???
Di negara Amerika, Jepang bahkan Eropa penjualan HP disana sangat minim,
padahal mereka merupakan negara pembuat produk HP tersebut. Tetapi
mengapa dari penjualan HP di dunia, konsumen terbesar adalah negara kita
tercinta Indonesia. Mengapa bisa begitu??? itu karena masyarakat di
negara-negara Eropa, Jepang dan Amerika mereka tidak memiliki jiwa
konsumtif, tetapi mereka lebih mengutamakan Investasi untuk masa depan
mereka.
Itu alasannya di Indonesia orang kaya akan semakin kaya dan yang miskin
tetap dalam kondisinya. karena orang kaya di Indonesia mereka sudah
mendidik anaknya sejak dini untuk berinvestasi, tetapi masyrakat
menengah kebawah lebih cenderung konsumtif.
Terkadang kita selalu bertanya, mengapa orang kaya semakin kaya padahal
apa sih pekerjaan mereka? mereka hanya nongkrong nongkrong di cafe,
mall, mail golf, berlibur keliling dunia dan bahkn hanya malas-malasan
dirumah tetapi mengapa mereka bisa kaya?? jawabannya hanya satu "MEREKA
BERINVESTASI"
10 orang kaya di dunia adalah para investor di Pasar Modal khususnya saham.
Jika anda ingin merubah hidup anda, berubahlah dari sekarang, hilangkan
jiwa konsumtif anda dan mari kita berinvestasi di pasar modal untuk
mendapatkan financial freedom!!!
Semoga bermanfaat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar